| “Enam Cara untuk Membuat Orang Lain Menyukai Kamu” |
Beberapa hari yang lalu, saya melihat buku disamping computer rumah. Saya melihat buku dengan sampul berwarna hijau, dan saya tahu itu adalah buku yang dimiliki oleh kakak laki-laki saya yang ada dipikiran saya saat itu, kenapa kakak laki-laki saya tidak membawa buku itu bersamanya. Jujur, saya tidak pernah berminat untuk membaca buku-buku tebal seperti itu disaat saya masih harus mengisi hari-hari saya dengan kegiatan sekolah. Sampai hari ini saya tergerak untuk melihatnya, Dibuku itu bertuliskan, Dale Carnegie “Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain”. Kemudian yang saya lakukan pertama kali adalah daftar isi, yang saya bayangkan dari daftar isi buku itu adalah menjenuhkan karma yang saya pikir, bacaan ini terlalu berat untuk saya. Namun pada bagian 2 dengan judul “Enam Cara untuk Membuat Orang Lain Menyukai Anda”, kemudian saya mencoba membaca kisah yang terdapat didalmnya. Hingga saya menemukan kisah menarik, yang ingin saya ceritakan disini :
- Point Pertama
“Bersungguh-sungguhlah berminat pada orang lain”
Dalam buku Theodore Roosevelt, Hero to His Valet yang ditulis oleh pelayan prianya James E. Amos, menceritakan :
Istri saya suatu kali bertanya kepada presiden tentang bobwhite (sejenis tanaman). Dia belum pernah melihatnya dan presiden menjelaskan kepada istri saya dengan terperinci. Beberapa waktu kemudian, telepon di pondok kami berdering. (Amos dan istrinya tinggal di pondok kecil di perumahan Roosevelt di Oyster Bay). Isteri saya menjawab telepon, dan itu ternyata dari Tuan Roosevelt sendiri. Dia telah meneleponnya untuk menyampaikan kepadanya bahwa ada bobwhite di luar jendela kamar istri saya, dan bahwa kalau istri saya mau melongok keluar dia dapat melihatnya. Hal-hal seperti itu sungguh merupakan sifat khas darinya. Tatkala dia melewati ke pondok kami meskipun kami belum terlihat, kami akan mendengarnya memanggil: “Oo-oo-o, Annie?” atau “Oo-oo-oo, James!” Itu hanya sapaan ramah saat dia lewat.
Kalau Anda ingin orang lain menyukai Anda, kalu Anda ingin mengembangkan persahabatan sejati, kalau Anda ingin menolong orang lain sekaligus menolong diri Anda sendiri, simpan prinsip diatas dalam pikiran Anda
(bersambung…)




